Berseragam putih dan biru menjadi ciri khas dari penggambaran siswa sekolah menengah pertama. Siswa menjadi salah satu komponen pusat dalam proses belajar mengajar di sekolah. Selain menjadi pusat dalam proses belajar dan mengajar siswa juga merupakan individu yang memiliki karakteristik dan kepribadian yang berbeda-beda, namun mereka disatukan dalam satu wadah di dalam proses belajar yakni kelas. Dengan berbagai latar belakang yang berbeda namun memiliki kesamaan dalam hal fisik yakni memakai seragam dan juga dengan identitas sebagai siswa sekolah menengah pertama. Walupun sebagai sentral siswa juga memiliki kewajibannya yakni menaati segala aturan disekolah dan mengikuti proses belajar dengan seksama. Proses belajar dan mengajar di sekolah memakan waktu 6 tahun untuk Sekolah Dasar (SD), 3 tahun untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3 tahun untuk Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada jenjang SMP siswa mengalami berbagai proses kejadian baik suka maupun duka. Pada jenjang kelas 7 para siswa akan dikenalkan dengan dunia baru mengenai sekolah mereka, proses pembelajaranpun akan berbeda dari jenjang sebelumnya selain itu mereka juga mulai mengenal teman baru. Setelah itu jenjang kelas 8 siswa akan mulai lebih bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, mengembangkan bakat mereka melalui kegiatan non-akademik hingga pada jenjang kelas 9 sebagai tingkatan terakhir siswa belajar sebagai pelajar SMP.

Saat ini MTs Persis Padalarang memiliki siswa dan siswi yang mencapai tahapan akhir mereka di jenjang sekolah menengah pertama ini. Beberapa bulan yang lalu para siswa dan siswi melakukan beberapa rangkaian ujian yang nantinya digunakan untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Pada hari Selasa tangal 29 Juni 2021 MTs Persis Padalarang melakukan perpisahan kelas IX angkatan ke 50 dengan tetap menaati aturan protocol kesehatan.

Leave a Comment